Kades Sinunukan III Dorong Pentas Seni Budaya Harjosari Jadi Pusat Kegiatan Masyarakat

SINUNUKAN III — Kepala Desa Sinunukan III, Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal, Imam Afkiri, terus mendorong agar Pentas Seni Budaya Harjosari dapat dikembangkan menjadi pusat kegiatan masyarakat pada tahun-tahun mendatang.

Gagasan tersebut disampaikan sebagai upaya menjadikan fasilitas tersebut tidak hanya sebagai tempat pertunjukan seni dan budaya, tetapi juga sebagai ruang bersama bagi masyarakat untuk melaksanakan berbagai kegiatan sosial, budaya, kepemudaan, olahraga, serta kegiatan kemasyarakatan lainnya.

Imam Afkiri mengatakan, pengembangan Pentas Seni Budaya Harjosari membutuhkan dukungan dan perencanaan yang berkelanjutan. Pemerintah Desa Sinunukan III akan berupaya mengalokasikan anggaran pembangunan sesuai kemampuan keuangan desa dan ketentuan peraturan yang berlaku.

Selain mengupayakan dukungan dari pemerintah, pihak desa juga membuka peluang pembangunan melalui swadaya dan gotong royong masyarakat, sehingga keberadaan Pentas Seni Budaya Harjosari dapat semakin representatif dan memberikan manfaat yang lebih luas.

“Harapan kita, Pentas Seni Budaya Harjosari ini ke depan bisa menjadi pusat kegiatan masyarakat. Tentu pembangunannya membutuhkan anggaran, sehingga kita akan berupaya mencari dukungan dari pemerintah maupun menggalang semangat swadaya masyarakat,” ujar Imam Afkiri.»

Menurutnya, pembangunan fasilitas publik tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi masyarakat. Dengan kebersamaan dan gotong royong, fasilitas tersebut diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi salah satu ruang publik yang dibanggakan masyarakat Sinunukan III.

Imam juga berharap dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah daerah, tokoh masyarakat, pemuda, maupun masyarakat Desa Sinunukan III, agar rencana pengembangan Pentas Seni Budaya Harjosari dapat direalisasikan secara bertahap.

“Yang paling penting adalah kebersamaan. Kita ingin membangun bukan hanya fisiknya, tetapi juga menjadikan tempat ini sebagai ruang berkumpul, berkarya dan mempererat silaturahmi masyarakat,” pungkasnya.